The Melody Chapter 5

Pair : Wonkyu, KrisKyu, Yunkyu.

Cast : Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Kris (Wu Yi Fan), Kim Kibum, Lee Donghae, Lee Sungmin, Jung Yunho,dll.

Genre : Mystery, Supernatural, Romance, dan Fantasy

Rate : T.

Warning : YAOI, OOC, Typo.

 

      Siang itu, Sungmin mengajaknya untuk bertemu. Tentu, Kris tak menolak karena Sungmin mengatakan ini berkaitan dengan kelangsungan negeri mereka. Sebagai bangsa yang berbakti dan mengabdi, Kris tak segan melakukan apapun untuk negaranya sendiri. 

Berbalut jubah longgar berwarna hitam dan topi dengan ekor burung elang, Sungmin, tiba-tiba saja bersimpuh ke depan kaki Kris. Keningnya tetap menempel di atas lantai untuk menunjukkan rasa hormatnya.

      “Master. Yang mulia, maafkan hamba,” ucapnya dengan suara yang bergetar menahan ketakutan. Kris berusaha menariknya untuk berdiri tapi pria manis itu tetap bersikukuh bersimpuh seperti ini. Kris bingung, tak mengerti mengapa.

      “Sebenarnya, apa yang kau maksud, Sungmin? Aku tidak mengerti.”

Mereka duduk dalam hening. Sebagaimana yang dituntut oleh etika, Sungmin menjaga kepalanya tetap rendah dan merunduk. Tatapannya dipakukan pada satu titik di permukaan lantai. Kris yakin dia tak mampu melihat wajahnya, meski dengan kedua mata terbuka lebar.

“Apakah anda tahu mengenai ini, Yang mulia?” Sungmin menunjukkan sebuah batu giok yang cukup besar bercahaya.

“Ya, tentu saja.” Kris mengangguk. Batu giok yang meramalkan masa lalu dan masa depan seseorang. Batu terlarang yang hanya dimiliki oleh satu orang saja dan Kris tidak pernah berfikir Sungminlah pemiliknya.

      “Ada apa? Mengapa wajahmu terlihat cemas?” Kris memegang bahu Sungmin. Pria manis itu sekalipun tak mendongak memandangnya. Seakan takut dan juga badannya gemetaran.

      “Master.” Tubuh Sungmin mengigil. Ia terjatuh dan memegangi kedua kakinya. Ketika Kris mendekatinya, ia semakin panik dan ketakutan.

      “Tenang, Sungmin. Tenang. Ini aku, Kris.”

      “Bukan. Kau bukan, Kris.” Ketika mata mereka akhirnya bertemu, Sungmin segera menyabet batu giok itu. Perhiasan itu memancarkan cahaya yang kemudian seperti terserap di dalam kepala Kris. Kris terkejut. Ini sangat sakit.

      “Arghhh! Sakit. Apa yang kau lakukan, Sungmin?”

      “Maaf. Maafkan aku, Master.”

      Denyutan itu semakin menggerogotinya. Rasanya kepalanya akan meledak ketika tiba-tiba bayangan-bayangan itu mulai muncul, satu-persatu.

      Awalnya buram, lalu menjadi lebih jernih dan perlahan mulai dapat dilihat olehnya. Seperti siaran dalam televisi, gambaran itu mulai menunjukkan segalanya. Gambaran mengenai kisah hidupnya yang dahulu, bagaimana ia menduduki singgasana tahta yang selalu diperebutkannya dulu. Lalu, kisah asmaranya dan berakhir dengan dua anak laki-laki yang sangat ia dambakan. Semuanya. Ia bahkan masih bisa merasakan rasa sakit akibat pertempuran itu. Akibat Sungmin yang berpura-pura membunuhnya kemudian merafalkan mantra agar ia tetap hidup abadi. Menghilangkan seluruh ingatannya agar pengkhianat itu tak dapat membaca segala informasi yang berkaitan dengan negaranya.

      “Maafkan saya, Master. Saya tidak menuruti perintah anda. Saya…” Sungmin merasa nafasnya hampir terputus ketika Kris mencekiknya. Ia pasrah ketika mengira Master akan membunuhnya.

      “Apa yang membuatmu hampir mengkhianatiku, hah?”

      “Yunho. Saya membiarkan Yunho menduduki posisi anda agar saya selamat ketika itu. Maafkan saya. Saya pantas mati.”

      Kris terlihat murka. Ia merobek kulit tangan Sungmin. Hanya sebuah usapan tapi memiliki dampak yang besar. Sungmin berteriak kesakitan. Darahnya terus membanjiri seluruh lantai rumahnya. Ini sakit. Sangat sakit.

      “Lalu, apa yang membuatmu berubah fikiran?”

      “Dia. Permaisuri datang dan mengatakan bahwa saya harus melaksanakan titah anda. Jika tidak, ia akan membunuh saya dan keluarga saya.”

      “Dia?” Kris terlihat berfikir sejenak lalu tersenyum ketika telah mengetahui siapa pria yang dimaksud oleh Sungmin. Pantas, Kibum tidak mau mengatakan padanya. Rupanya, Kibum telah mengetahui semuanya.

      Sungmin terengah merasakan pergulatan nyeri di tangannya. Bahkan ia merasa daging-daging di tangannya mulai membusuk.

      “Aku tahu. Dia pasti mendukungku.”

 

 

Flashback ON

 

 

Saat itu, ibunda Siwon berusia tujuh belas tahun dari keluarga terpandang tetapi miskin dari klan Monglow, salah satu keturunan manusia tiba di Istana sebagai salah seorang selir bagi Kaisar Muda, Whung Feng. Ibunda Siwon, dikenal sebagai Anggrek saat kecil, hanyalah satu dari beberapa selir yang satu-satunya impian dalam hidup mereka adalah memberikan keturunan laki-laki bagi Kaisar.

 

Saat itu bukanlah waktu yang baik untuk memasuki Kota Terlarang, kompleks teramat luas yang dipenuhi istana dan taman, dijalankan oleh ribuan kasim dan dikelilingi oleh tembok di pusat Kota. Negara mulai kehilangan denyut nadinya ketika manusia dan ras mereka bertarung secara sengit. Semenjak kekalahan negeri Master Whung Feng, dan keberadaan sang Master yang masih misterius, Prof. Park dan beberapa kasim yang berwenang berusaha memperkuat pertahanan dan membangun kembali negeri itu.

 

Tepat beberapa waktu sebelum kepergian Master, ibu Siwon, sang anggrek begitu menggebu dan murni memendam perasaan terhadap suaminya, sang master dan tak lama, dia mendapatkan keberuntungan untuk memberinya keturunan laki-laki dan pewaris takhta.

Dengan menghilangnya sang penguasa, muncul kudeta dalam Istana, yang berhasil ditaklukkan oleh Yunho, anak sulung dari pasangan penguasa tersebut. Yunho lalu mengawali masa kekuasaannya yang panjang dan penuh kebengisan, yang akan berlanjut hingga abad berikutnya.

 

FLASHBACK OFF

***

 

 

CHAPTER 5

 

 

“Yang Mulia, apa yang harus saya lakukan terhadapnya?” Kris menatap tubuh Kyuhyun dengan mata sayu yang nampak empati tapi saat bayangan itu muncul kembali, matanya tak seteduh beberapa saat yang lalu. Ia kembali menjadi Master yang kejam.

“Siapkan segalanya untuk penyambutanku. Aku ingin rakyat mengetahui perihal kembalinya diriku.”

 

“Ye.” Sungmin mengangguk, seraya mundur untuk berdiri di sisi pembaringan tempat Kyuhyun berada. “Apakah anda ingin saya meninggalkan tempat ini?”

“Apakah Kyuhyun tidak ingat padaku?”

 “Itu pasti. Kyuhyun tidak hidup abadi seperti anda,” jawab Sungmin. “Saya akan menyiapkan air hangat untuk anda, Yang mulia.”

Sungmin membungkuk dan kemudian pergi dengan tangan yang tetap terlipat hormat. Ia meninggalkan keduanya. Memberikan waktu pribadi bagi keduanya untuk mengenang masa lalu. Setidaknya, bagi Kris karena Kyuhyun tidak mengingat apapun.

 

 “Ini aku, suamimu, Anggrek kecilku.” Bisik Kris sambil menangis.

Kris tidak bisa percaya dia sudah meninggal, jemarinya mengelus kulit lembutnya yang selalu terasa hangat. Kris rindu menyentuhnya. Menyentuh mendiang istrinya yang kini telah berenkarnasi menjadi sosok yang berbeda. Sosok yang justru terpikat pada Choi Siwon, anak bungsunya yang amat dicintainya. Bukankah takdir itu memang kejam?

 

Bagai melody yang memanggilmu keluar,

Bahagiaku menyaksikanmu kini ada disisiku.

 

Kenangan tentang kita,

Begitu indah dan terasa nyata.

Tapi kini, akankah aku harus melepaskanmu? Ketika akhirnya, aku jatuh cinta padamu untuk yang kedua kalinya. Dengan cara, situasi dan ambisi yang berbeda. Apakah ini tanda bahwa kau memang milikku? Cho Kyuhyun?

 

 

***

 

 

Pepohonan di luar jendela bergoyang kencang teramuk badai yang datang tiba-tiba, tersapu angin terangkat ke sana kemari secara kasar.  Ranting-ranting pepohonan yang basah oleh hujan dan terpukul angin kencang akhirnya patah dan jatuh ke tanah. Pohon magnolia besar di pekaranganpun tak dapat dihindarkan untuk rusak juga. Cuaca malam ini sungguh buruk. Kyuhyun yang tadinya sempat tertidur secara paksa karena pengaruh sihir, terbangun ketika mendengar suara derak ranting dan angin yang berhembus kuat.

Ia sedikit takut, terkejut dengan keadaan sekelilingnya yang kini tampak asing. Ketika masih dilanda kebingungan, Kris masuk dan mendudukkan dirinya di samping Kyuhyun.

“Kau sudah bangun?”

“Kri-Kris?” Kyuhyun mundur. Semakin mundur hingga punggungnya menyentuh ujung ranjang yang tumpul.

“Kau takut padaku?”

Kyuhyun menggeleng cepat.

“Kau tampak cantik malam ini, Kyu.” Nafas Kris tertahan saat melihat penampilan Kyuhyun yang masih terbalut kemeja formal.

“Sebenarnya, apa maumu menyekapku disini, Kris?”tanya Kyuhyun, sedih mengetahui Kris telah berubah sekarang.

“Kau sudah mengetahui semuanya, bukan? Kau adalah permaisuriku, Kyu.”

“Permaisuri? Aku bukanlah orang yang kau cari. Dia sudah mati dan aku hidup bukan sebagai dirinya. Aku hidup sebagai Cho Kyuhyun,” jawab Kyuhyun dengan suara lantang. Dia memberanikan diri untuk tidak merasa takut terhadap keadaan yang menghimpitnya saat ini. Dimana semua pengawal dan kasim tengah menatapnya seakan bersiap ingin membunuhnya.

 

Bayang-bayang Choi Siwon tiba-tiba melintas di benaknya dan kemudian Kyuhyun memikirkan di mana dia kini berada dan apakah Siwon sangat marah padanya saat ini?

“Jangan memikirkan oranglain saat bersamaku, Kyu.” Jantung Kyuhyun bergetar. Tak dapat mengelak bahwa saat ini seluruh pikirannya hanya tertuju pada pria tampan itu, tak ada yang lain.

Salah satu kasim kemudian berjalan ke arah mereka. “Yang mulia, menurut kabar, Choi Siwon akan segera sampai kemari dalam dua hari ke depan.”

“Benarkah? Bagus sekali. Sesuai dugaanku.”

“Apa maksudmu?” Kyuhyun melihat ada sesuatu yang tidak beres disini. Seringaian itu membuat Kyuhyun was-was. Rasa takut kembali menyergapnya.

“Tepat ketika penyerahan kembali tahtaku, kau akan kuperkenalkan sebagai permaisuriku, Kyu. Saat itu, mungkin sudah terlambat bagi kalian memulai segalanya.”

“Apa maksudmu?”

“Kau adalah anggrekku. Selamanya, kau tetaplah milikku. Di dunia manapun kau kini berada.”

Kedua mata jernih Kyuhyun sungguh menjadi hiburan bagi Kris. Sama seperti dulu, matanya memiliki satu lipatan kelopak dan berbentuk kacang almond. Hidungnya sangat selaras dengan tulang pipinya yang tinggi. Bibirnya penuh dan tampak sensual. Wajah ini, Kris sangat menginginkannya.

“Ak-aku mencintai Siwon, Kris.” Kyuhyun mengatakannya sambil menunduk.

“Lalu?” tanya Kris.

Tak ada jawaban. Kyuhyun menatap Kris seolah tak mengerti.

“Aku tidak perduli, Kyu. Selamanya, kau adalah milikku.”Kris menggenggam bahu Kyuhyun dengan sangat keras, bahkan hingga mengeluarkan darah karena kekuatan yang dimiliki oleh Kris. Kyuhyun berusaha membebaskan diri, tetapi Kris tak mau melepaskannya.

“Apa kau mau aku membunuhnya? Agar kau bisa diam? begitu?” Kris menaruh tangannya di seputar leher Kyuhyun sampai dia tercekik.

“Kris!” Kyuhyun kehilangan kendali dan menerjang ke arahnya. Kuku-kuku tangannya menekan pergelangan tangan Kris. Tapi nyatanya, Kris terlalu kuat untuk dilawan. Kris mendorong Kyuhyun menghadap tembok dan menekan dagunya dengan siku tangannya. Kyuhyun masih berusaha memberontak. Ia mendongakkan kepalanya ke atas ketika Kris menciumnya penuh nafsu. Kyuhyun bukanlah pemuda murahan yang akan terima diperlakukan seperti ini. Kyuhyun hanya akan terima ketika Siwonlah yang menyentuhnya seperti apa yang tengah dilakukan oleh Kris. Tapi, penolakan Kyuhyun seperti sebuah penghinaan bagi Kris. Ia justru semakin kasar dan kuat mengendalikan tubuh yang kini terbaring di bawahnya.

“Selamanya kau adalah milikku. Mengerti?”

“Lepaskan, Kris. Kau tidak bisa memaksakan perasaan seseorang terhadapmu,” ucap Kyuhyun tanpa ragu. Ia akan membalas Kris sebelum beberapa kasim menghampiri mereka.

“Ada apa?” tanya Kris tanpa melepaskan tangan Kyuhyun. Para kasim tak berani menatap wajah Master. Suara mereka bergetar dan tampak sungkan mengganggu kegiatan Master.

“Yang Mulia, Yunho ada di luar menunggu anda.”

“Yunho? Anak brengsek itu?”

Kris beranjak dari ranjang dan melepaskan Kyuhyun. Ia tampak seperti mengharapkan ini, terlihat dari seringainya yang menurut Kyuhyun cukup menyeramkan.

“Bawa dia masuk.” Perintahnya. Sang kasim menurut. Beberapa saat kemudian, Yunho sudah ada di tengah-tengah mereka dan merunduk. Yunho juga sama, ia seperti merencanakan sesuatu dan Kyuhyun merasa ketakutan dengan keluarga ini. Sama-sama seperti monster.

“Bisa kita bicara, Yang Mulia.” Yunho melirik Kyuhyun sekilas lalu kembali pada Kris. “Hanya berdua.” Lanjutnya lagi.

Kris menyetujuinya. Dengan beberapa pengawal dan kasim yang mengawasi, mereka kemudian berjalan keluar kamar. Meninggalkan Kyuhyun yang kecewa karena tidak bisa mendengar apapun.

“Apa rencanamu? Tentu memilih Kyuhyun bukan suatu kebetulan, bukan? Karena dia adalah reinkarnasi dari istriku? Begitu?”

Yunho tersenyum.

“Saat itu, Siwon masih terlalu kecil untuk dapat mengetahui wajah ibu kandungnya sendiri. Dia pasti sangat terkejut ketika mengetahui kenyataan ini.”

“Membuat scenario ibu dan anak saling mencintai. Bukankah itu hina. Apa rencanamu?” tanya Kris setengah murka.

Yunho tertawa semakin kencang.

“Kalian bertiga saling membunuh. Itu mauku.”

Kris menggeram. Wajah tampannya berubah menjadi sedikit kemerahan menahan amarah yang sudah meluap-luap. Ia tidak menyangka, Yunho sepicik dan sekejam ini. Bahkan pada keluarganya sendiri.

“Lalu merebut kekuasaanku, begitu?” tanya Kris frontal. Yunho mengendikkan bahunya.

“Aku akan lebih dulu membunuhmu sebelum aku membunuh Siwon. Ingat itu baik-baik.”

Yunho hanya menyeringai membalas ancaman ayah kandungnya itu. Bukan perkara yang sulit membunuhnya meski ia memiliki ilmu abadi. Kibum. Jika Yunho bisa mendapatkan pria misterius itu, semuanya, ketiganya akan mati dengan mudah.

“Aku tunggu, ayahanda.” Tantangnya.

***

 

 

“Siwon hyung. Dimana kau?” Kyuhyun menolak untuk memakan apapun pagi itu. Pikirannya gelisah. Segala yang bisa ia pikirkan seakan terbawa oleh angin yang kemudian menghilang entah kemana.

Mengetahui Siwon, Kibum dan Donghae tengah melakukan perjalanan kemari, membuatnya khawatir. Khawatir kalau-kalau Siwon akan memandangnya penuh benci dan amarah. Jika pria tampan itu tak lagi mencintainya. Apa yang harus ia lakukan?

“Kau sudah bangun, sayang?” Kyuhyun tak menjawab. Ia risih, benci dan segala tentang ketidaknyamanan saat berada di dekat Kris berbaur menjadi satu. Ingin rasanya ia lari, berteriak, atau memberontak. Tapi tentu semuanya percuma. Negeri aneh ini membuatnya tak bisa berekspresi bebas. Tak bisa menuntut haknya. Tak bisa menuntut rasa kemanusiaannya.

“Besok. Kita akan menikah untuk kedua kalinya. Apakah kau gugup?”

Kyuhyun diam. Pikirannya bercabang. Dan rasanya ia ingin mati saja saat ini.

“Katakan sesuatu, sayang.” Kris menyentuh kedua pipi Kyuhyun yang seperti buah apel, kemerahan dengan kulit yang lembut bercahaya.

“Kibum akan menolongku.”

“Kibum?” Kris tertawa keras hingga kasim yang ada disana sedikit terlonjak karena terlalu kaget.

“Coba saja berharap.” Tepat setelah mengucapkan itu, Kris memanggil dayang-dayang dan meminta untuk mendandani Kyuhyun. Dengan sedikit rasa penasaran tapi tetap melakukannya, mereka menuruti perintah sang Master.

“Pernikahan akan diajukan hari ini. Siapkan semuanya, Kasim Kim.”

“Kris!” Kyuhyun membentak tak terima. Ia melakukan segalanya yang ia bisa. Berontak dan menyatakan ketidaksediaannya. Tapi semuanya tetaplah berada dalam kendali sang penguasa negeri. Sekuat apapun Kyuhyun tetaplah kaum minoritas yang tidak memiliki kekuasaan apapun.

      Hingga pernikahan itu mulai dipersiapkan. Segala hal menyangkut kepentingan pernikahan sudah hampir rampung dengan bantuan beberapa orang yang terlibat kerjasama. Baleho penyambutan sang permaisuri barupun telah dinaikkan. Meski kebijakan tak memperbolehkan kedua penguasa tertinggi itu untuk menampakkan wajah mereka, rakyat terlihat antusias menyambut kedua pasangan itu. Mereka ikut bergembira layaknya menyambut sebuah pesta meriah.

      Kyuhyun sudah didandani dan kini tengah termenung memikirkan masa depannya yang sebentar lagi akan hancur. Apa yang harus dilakukannya sekarang?

      “Yang Mulia, anda datang?” sambut kasim Kim. Kris menghampiri Kyuhyun.

      “Untuk menemui calon pengantinku.”

      Kyuhyun muak. Ia tidak sudi memandang wajah Kris.

      Tiba-tiba beberapa orang pengawal datang ke kamar dengan raut yang panik dan bingung. Mereka sedikit ketakutan ketika akan menyampaikan apa yang tengah dilihatnya tadi.

      “Yang Mulia. Saat ini. Di depan.” Salah satu dari mereka berhenti berbicara lalu dilanjutkan oleh pengawal lainnya. “Siwon dan rombongannya datang kemari lebih awal. Sekarang, mereka ada di depan gerbang, Yang Mulia.”

      Kyuhyun tersenyum. Ada secercah harapan untuknya.

      “Kalian semua, tahan mereka sekuat dan selama yang kalian bisa. Cepat!”

      “Ye, Master.”

      Mereka bergerak gesit bagai cahaya. Melakukan perintah Kris dengan menahan mereka yang kekuatannya jauh di atas mereka semua. Akan mudah bagi Siwon untuk menguliti mereka semua satu-persatu. Terlebih, nama Kibum cukup membuat mereka khawatir dan cemas berlebihan. Nama yang ditakuti dan dianggap sebagai lambang kematian, Kim Kibum.

“Kris. Apa yang mau kau lakukan?” Kyuhyun berjalan mundur. Semakin mundur dan hingga punggungnya menyentuh dinding yang dingin. Kris mendekatinya dan membanting tubuhnya ke ranjang yang ada disana.

“Lepaskan. Lepaskan aku, brengsek!” Kris tak berniat melepaskan. Ia justru merobek pakaian Kyuhyun hingga menampilkan seluruh tubuhnya yang tersingkap hingga ke bagian bawahnya. Menelanjanginya begitu saja.

“Kris. Kumohon, jangan begini.” Kyuhyun merasa dilecehkan ketika baju-bajunya ditanggalkan begitu saja. Merebut ciuman pertamanya, melihat tubuhnya untuk kali pertama, semua dilakukan oleh Kris. Mengapa bukan Siwon?

“Jangan… Hiks…”

Kris seakan tuli, tak perduli dan tak mau tahu. Ia sekarang menelanjangi dirinya sendiri tepat di hadapan Kyuhyun yang sekarang menutup matanya sambil tetap memohon.

“Siwon akan membencimu setelah ini.” Kris lalu mengambil selimut dan menyelimuti tubuh keduanya sambil tetap memposisikan menindih tubuh Kyuhyun. Tepat setelah itu, pintu kamar didobrak secara paksa. Siwon termangu, bingung, dan terkejut.

“Hyung?”

“Kyu?” Mata Siwon berubah. Mata yang sedari dulu menatap Kyuhyun dengan pandangan teduh, hangat dan penuh cinta kini berubah menjadi tatapan penuh kebencian, amarah dan tidak percaya. Kyuhyunnya. Bahkan selalu menolak untuk disentuh lebih jauh, kini apa yang tengah dilakukannya? Tidur dengan Kris? Semudah itu?

“Hyung… Ini tidak.”

“Cukup, Kyu. Aku sudah tahu semuanya. Kau memang sudah seharusnya berada di tempat ini. Bersama dengan Kris. Tentu, semua sudah selayaknya kembali ke semula. Maaf jika aku mengganggu kalian, Ibunda permaisuri.”

 

 

TBC.

 

Terlambat update…!!! Minggu kemarin Sabrina ada acara kampus ke Bali jadi sangat2 telat update, karena itu sebagai gantinya, Sabrina juga publish One Shoot sebagai bonus.

Oh ya, besok mungkin bakal di PW. Permintaan PW tinggal sms aja dan sebutkan username kalian waktu komen. Yang komen aja yang akan Sabrina kasih PW. Ok.

Terakhir, Review ne?

 

Iklan

160 thoughts on “The Melody Chapter 5

  1. akhirnya semuanya sudah jelaz dicapter ini..
    Master kris ternyata lebih kejam dari pada yunho..
    Wandad knp hrs ngelepasin kyumom ma kris..
    Mereka semua emang kejam bgt ma kyumom..
    Lanjut ya author chingu..
    Semangat..

  2. Kyuhyun rengkarnasi dari ibunya Siwon ?
    ksian’nya kyuhyun… padhl Kyu udh mulai cinta sma Siwon

    yy ampun trnyata slma ini kris menyamar…
    trnyata dy ayahnya siwon dn yunho.

  3. aigoooo……forbidden love…krissseu….ommoooo …..jangan di paksa, won.ah…jgn ambil ksimpulan sndri, hrus.nya kkamu cipolllll ayah kmu tuh…..huweeees….kreeennnnn

  4. ini pertama kalinya aku baca ff ini dan awalnya aku ga ngerti-_- tapi ceritanya seru banget sumpah. aku kasian sma kyu, ga tega ngeliatnya 😥 oh ya chapter 6 mau di pw ya? boleh minta password nya min? 😀

  5. Authoorr~~ ini mei chan^^
    Maaf gak bisa bales comment yg ch sebelumny…
    Wi fi dirumahku di cabut… huueeww jadi gak bisa internetan… harus cari restoran yg ada wi finy… kekekekeke~~^0^

  6. Huwaaaaaaaaawwwww!!!sabrinagyu-ssi…ini neomu neomu daebak!ffnya keren 😀
    huwaaa..nyesel jg baru komen di ch ini 😦 hihihi..abisnya saya gaptek,ga tau cara komennya gmna 🙂
    minhae nde..dan semangat nulisnya ya

  7. Kereeeeeeeeennnn >.<
    caranya dpt ide keren kek gitu gmna sh thor??daebak daebak daebak…
    Mianhae author..saya bru komen di ch ini 😦
    sebenernya pngen komen di ch2 sblumnya..tp ga tau caranya 😀
    lanjott ya thorr

  8. WHat!!!
    Jadi ini semua rencana Yunho?
    Kibum? aku masih penasaran kenapa ia dijadikan senjata yang mematikan bagi Yunho untuk melawan Kris.
    Dan untuk Kibum sendiri kenapa ia begitu baik pada Kyuhyun?
    adakah alasan khusus?
    Dan itu apa-apaan Kris!!!
    Astaga, Siwon jadi salah sangka kan?
    T_T
    Ok di tunggu next chapternya 😀

  9. Hello unnie ^^ bella dtng lagi ;;)
    Kenapa update nya lama baget sih? ._.
    Untuk capter 6 update nya cepetan ya unnie ^^
    Di tunggu loh capter berikutnya 🙂
    Baca nih FF fak bisa berhenti bilang “WOW” (y)
    Semangat ya unnie untuk chapter selanjutnya (y) ;;)

  10. Aduuuhh,,,siwon jd slh sangka kan,,,
    Rumit deh jd nya,mdh2n scptnya siwon tw klw itu cm bhongan,
    Ksihan ama babykyu 😦
    Dtnggu bgt lanjutannya cin 😀

  11. aishhhhh kog kris gitu sih!!!!! kasian kyuhyun, siwon jangan salah paham dong!! terus kibum siapa sih sebenarnya???? makin seru aja..

  12. chingu boleh mnta pw chap6,,,komenku di chapie ini kox gak ad ya,,padahal aq udah komen,,
    kalo gt aq komen ulang deh,
    kyaaaaaa~kok kris bs jd bgt,trus yg org jubah hitam itu siapa???penasaran deh

  13. sabrinagyu,ff ini ceritany bagus dan menarik jg bwt penasaran,aq mau tau lanjutany,minta pw the melody ch 6 dong,
    balas

  14. Aku sllu cek blog tempat kamu posting ff the melody,tp gk di lanjut2:(
    stelah ngubek2 blog nya ternyata udh ada lanjutan nya.
    Tp perasaanku ajja/emang iya,kayak nya the melody chap5 yg di publish di blog wonkyu itu gk smpe ada adegan ranjang nya kriskyu deh???atau aku yg lupa ea?hehehehe
    terus semangat ya author!!!!!

  15. bapak vs anak. cinta dimasa lalu dibawa ke masa sekarang…
    sedih banget pas siwon bilang : Maaf jika aku mengganggu kalian, Ibunda permaisuri.”
    auuthor nim ffnya bikin peansarran pngin banget baca kellanjutanya,,
    wonkyu harus bersatu ne ^^

  16. Omg…kris jahat amat….
    Kyu n siwon harus bersatu…apapun yg terjadi….
    Penasaran ama chap selanjutnya….

    wew..tp knp diproteksi ya…
    Blh minta pw nya..thanx^^

  17. waduh siwon salah paham..
    ikh kris jahat..
    kenapa dy kejam bgd sih sama kyu..
    kyu kan gak cinta ma dy..
    kyu sndiri bukan permaisuri tapi reinkarnasinya berarti dy gak punya perasaan yang dulu ke kris tapi skrg udh k siwon..

  18. FF ini membuat aku gila, telat sekali aku baru baca huhuu. Penasaran niih sama chapter 6 tapi di PW:(( boleh minta PW’a, sabrina-ssi? Gomawo^^

  19. Senpai! Maaf baru bisa komen di chap ini! ._. Ya Ampun! Drama dan Fantasy FF ini buat aku geregetan bgt! Lanjut senpai! Oh ya, boleh minta PW The Melody-nya gak? Onegai! Nom saya 085748355229! Thanks and Keep Fighting senpai!

  20. kenapa jadi gini 😥 aku kira kris itu yunho, tapi ternyata ayahnya 😥 itu kyu juga ternyataaaa….
    author bikin penasaraaaaannnnn
    keren

  21. jadi kris itu masternya..jadi selama ini dia pura pura jdi kris..trus trnyata kyu itu rengkarnasi dari istrinya..hah makin rumit aja..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s